Pembangunan Sumber Daya Manusia

Ekonomi Pembangunan 


Alhamdulillah senantiasa kita selalu bersyukur atas nikmat Allah yang diberikan kepada kita. Sahabat DESBUD.ID  yang dirahmati Allah. Sumber Daya Manusia memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan. Namun perlu diketahui bahwa SDM berkualitas yang akan memberikan peran pentingnya dalam pembangunan. Lalu seperti apa SDM berkualitas itu menurut pandangan Islam?

Berkenaan dengan kualitas “pengembangan modal manusia”, menurut sudut pandang tauhid “modal manusia” meliputi “kemuliaan dan produktif”. Dikatakan mulia karena modal manusia terdiri atas modal intelektual dan moral yang menjadikan manusia menjadi khalifah (khalifah atau wali). Al-Qur'an dan Hadis Nabi mengajarkan bahwa, tugas kekhalifahan manusia hanya dapat diwujudkan melalui sumber daya manusia yang cakap (profesional). Hal Ini karena dalam perencanaan, pengorganisasian, pengendalian serta kegiatan produksi, yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial hanya dapat dicapai melalui sumber daya manusia yang profesional (kompeten).

Oleh karena itu, pengembangan modal manusia didasarkan pada gagasan bahwa Allah telah memberdayakan manusia dengan kualitas kecerdasan, pengetahuan, kehendak bebas dan bimbingan agar ia dapat melaksanakan “tanggung jawab” untuk menjadi khalifah secara efektif. Dengan demikian, manajemen sumber daya manusia dalam perspektif Islam tidak sama seperti teori konvensional kontemporer yang dipengaruhi oleh pemikiran Darwin tentang interpretasi asal-usul manusia, dimana umat manusia ada hanya melalui transformasi evolusi atau proses bertahap alami dari hewan yang lebih rendah ke bentuknya saat ini tanpa maksud dan tujuan. Dalam perspektif Islam, pengembangan sumber daya manusia berlandaskan pemahaman bahwa keberadaan manusia memiliki tujuan dan makna yang jelas. Bagaimana pendapatmu?

Untuk membangun Sumber Daya Manusia yang berkualitas, Islam memilki pandangan yang sangat universal. Terdapat beberapa dimensi yang diperlukan dalam pengambangan SDM, yaitu :

Kesehatan

Muslim yang kuat dan sehat lebih disukai daripada muslim yang lemah. Kebersihan merupakan setengah bagian dari iman. Al-Qur'an hanya mengizinkan makanan seperti itu yang baik. “Katakan, halal kepada Anda adalah (semua) hal-hal yang baik dan murni”. Islam melarang anggur dan alkoholisme. Itu Al-Qur’an surat al-Maidah [5] ayat 90 mengatakan,

Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras (mabuk) dan berjudi, (pengabdian) batu, dan (ramalan) panah adalah kekejian dari hasil karya setan. Hindari itu (kekejian) agar kamu makmur” Q.S al-Maidah [5]:90

Pendidikan

Pendidikan dan pelatihan, peningkatan kesehatan dan kualitas populasi selalu mempercepat kegiatan pembangunan. Mungkin tidak ada agama yang memandang begitu pentingnya akuisisi pengetahuan, pemikiran mendalam, penemuan ilmiah, dan pelatihan selain Islam. Wahyu Al-Qur'an dimulai dengan kata ‘iqra’ yang berarti ‘baca’.

Dalam sejumlah ayat, Al-Qur'an mendesak para pengikutnya untuk menggunakan akal budi mereka, kekuatan, berpikir dan merenungkan tentang alam semesta dan pada struktur manusia sendiri. Al-Qur'an menyatakan bahwa mereka yang memiliki pengetahuan dan mereka yang tidak, tidak mungkin sama.

Tazkiyah 

Tazkiyah merupakan fitur yang paling membedakan pendekatan Islam  terhadap sumber daya manusia dalam pembangunan dengan pendekatan lainnya. Tazkiyah atau penyucian batin dan pengembangan karakter serta kepribadian telah menjadi misi semua Nabi Allah.

Kualitas sumber daya manusia tidak akan sempurna tanpa ketangguhan mental-spiritual. Hal tersebut kerena penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi belaka tidaklah merupakan salah-satunya jaminan bagi manusia untuk mendapatakan  kesejahteraan secara keseluruhan. Sumber daya manusia yang memegang nilai-nilai agama akan lebih tangguh secara rohaniah.

Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia tidak semata-mata mengisi alam pikiran dengan fakta-fakta tetapi juga mengisi dengan kemampuankemampuan memperoleh ilham dan inspirasi yang dapat dicapai melalui keimanan kepada Allah Swt. dengan cara tazkiyah al-nafs sehingga tugas yang besar dimana ilmu pengetahuan dan teknologi  memegang supremasi kekuasaan di abad modern ini berdaya guna dan produktif bagi kesejahteraan umat manusia. Manusia yang telah menjadi sumber daya  yang berkualitas harus senantiasa setia kepada nilai-nilai keagamaan. SDM yang berkualitas  harus mampu  memfungsikan qalb, hati nurani dan intuisinya untuk selalu cenderung kepada kebaikan. Inilah  yang disebut sifat hanif dalam diri manusia. Hal ini diperkuat dengan QS. AsySyams 8-10.

Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” QS. Asy-Syams:8-10


Indikator pembangunan manusia atau dikenal dengan Indeks Pembangunan Manusia (HDI) berbeda konsep dengan Indeks Pembangunan Manusi dari perspektif Islam (I-HDI). Pada konsep konvensional, indikator pembangunan hanya mencakup duniawi. Berbeda dengan konsep I-HDI menambahkan konsep kesejahteraan akhirat. Konsep I-HDI bertujuan pada maqashid syariah untuk mencapai maslahat.





Related Posts

1 comment

  1. Terima kasih sudah berbagi informasi yang menarik
    Kunjungi juga website kami di walisongo.ac.id

    ReplyDelete

Post a Comment