Hukum Permintaan



Assalamu'alaykum sahabat DESBUD.ID yang dirahmati Allah. Untuk memenuhi kebutuhan manusia, tentu konsumen memiliki permintaan kepada produsen. Kemudian produsen memberikan penawaran produk/jasa yang dibutuhkan konsumen.

Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang dan jasa yang diinginkan untuk dibeli atau dimiliki pada berbagai tingkat harga yang berlaku di pasar dan waktu tertentu. Permintaan dapat dibagi menjadi 2 (dua) macam:

1. Permintaan absolut (absolut demand). Permintaan absolut adalah seluruh permintaan terhadap barang dan jasa baikyang bertenaga beli/berkemampuan membeli, maupun yang tidak bertenaga beli.

2. Permintaan efektif (effective demand). Permintaan efektif adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang disertaikemampuan membeli.

Hukum Permintaan

Hukum permintaan tidak berlaku mutlak, tetapi bersifat tidak mutlak dan dalam keadaan cateris paribus (faktor-faktor lain dianggap tetap). Hukum permintaan "apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah permintaan akan naik/bertambah, dan sebaliknya apabila harga mengalami kenaikan, maka jumlah permintaan akan turun/berkurang". Hukum permintaan berbanding terbalik (mempunyai hubungan negatif) dengan harga.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Permintaan

Manusia adalah makhluk sosial yang dinamis, sehingga terjadi perubahan-perubahan yang dapat mempengaruhi kebutuhan hidupnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan adalah:

1.Harga barang itu sendiri. Naik atau turunnya harga barang/jasa akan mempengaruhi banyak/sedikitnyaterhadap jumlah barang yang diminta.

2.Pendapatan masyarakat. Pendapatan masyarakat mencerminkan daya beli masyarakat. Tinggi/rendahnyapendapatan masyarakat akan mempengaruhi kualitas maupun kuantitaspermintaan.

3.Intensitas kebutuhan. Mendesak/tidaknya atau penting tidaknya kebutuhan seseorang terhadap barang/jasa, mempengaruhi jumlah permintaan.Kebutuhan primer, lebih penting dibanding kebutuhan sekunder. Kebutuhansekunder lebih penting dibanding tertier, sehingga pengaruhnya terhadap jumlahpermintaan berbeda. 

4.Distribusi Pendapatan. Makin merata pendapatan, maka jumlah permintaan semakin meningkat,sebaliknya pendapatan yang hanya diterima/dinikmati oleh kelompok tertentu,maka secara keseluruhan jumlah permintaan akan turun.

5.Pertambahan penduduk. Jumlah penduduk akan mempengaruhi jumlah permintaan. Makin banyakpenduduk, maka jumlah permintaan akan meningkat.

6.Selera (Taste). Perkembangan mode, pendidikan, lingkungan akan mempengaruhi seleramasyarakat, yang akan mempunyai pengaruh terhadap jumlah permintaan. 

7.Barang pengganti (substitusi). Adanya barang pengganti akan berpengaruh terhadap jumlah permintaan. Padasaat harga barang naik, jika ada barang pengganti maka jumlah permintaanakan dipengaruhinya.

Kurva Permintaan

Kurva ini menggambarkan hubungan fungsional antara harga dan jumlah barang yang diminta. Kurva ini menurun dari kiri atas ke kanan bawah yang berarti bahwa makin rendah harga (P), makin banyak jumlah yang diminta (Q). Mengapa demikian, karena:

1.Orang yang mula-mula tak mampu membeli, dengan harga turun maka menjadi mampu membeli atau dari pembeli potensiil menjadi pembeli riil.

2.Orang yang tadinya membeli barang lain karena tingkat kemampuannya, sekarang menjadi membeli karena mampu.

Berdasarkan penjelasan di atas dapat dibuat kurva yang menunjukkan jumlah barang yang akan dibeli pada berbagai tingkat harga sebagai berikut:

Tabel Permintaan

Kurva Permintaan

Pergeseran Kurva Permintaan

Kurva permintaan digambarkan dengan anggapan cateris paribus. Jika faktor-faktor lain berubah, maka kurva permintaan juga akan mengalami perubahan/pergeseran. Kurva permintaan dapat berubah karena:

1) Perubahan Harga

Perubahan harga mengakibatkan perubahan permintaan, yaitu:

1. Jika harga naik, maka jumlah permintaan akan berkurang. Kurva akan bergeser ke kiri.
2. Jika harga turun, maka jumlah permintaan akan naik. Kurva akan bergeser ke kanan.

Contoh: Pergeseran kurva permintaan akibat dari perubahan harga.

Pergeseran Kurva Permintaan Akibat Perubahan Harga

Pada saat harga Rp.30,00 jumlah permintaan 50 unit. Harga naik menjadi Rp.40,00 jumlah permintaan turun menjadi 30 unit. Pada saat harga turun menjadi Rp.20,00, maka permintaan meningkat menjadi 70 unit.

Perubahan Pendapatan Masyarakat

Pendapatan masyarakat akan mengakibatkan perubahan permintaan, yaitu :

1. Jika pendapatan masyarakat naik, maka jumlah permintaan akan bertambah dan kurva permintaan akan bergeser ke kanan.
2. Jika pendapatan masyarakat turun, maka jumlah permintaan akan berkurang, dan kurva permintaan akan bergeser ke kiri.

Contoh : Pergeseran kurva permintaan akibat dari perubahan pendapatan masyarakat.

Pergeseran Kurva Permintaan Akibat Perubahan Pendapatan

Pendapatan masyarakat mula-mula Rp.30,00 jumlah yang diminta 40 unit. Pendapatan meningkat Rp.40,00 jumlah permintaan naik menjadi 50 unit. Pendapatan turun menjadi Rp.20,00 jumlah permintaan menjadi 30 unit.


Related Posts

Post a Comment