Digital Marketer Harus Menguasai Copywriting

E-Commerce

Assalamu'alaykum sahabat DESBUD.ID. Bagi saudara yang punya bisnis tentu pernah melakukan promosi di media digital seperti social media. Karena kita ketahui bersama bahwa di Indonesia ternyata pengguna media sosial terbesar di dunia. Media sosial yang banyak digunakan di Indonesia seperti WhatsApp, Instagram, Facebook dan lainnya. Dahulu platform digital ini digunakan untuk mengoneksikan teman-teman sekolah atau kerabat yang hilang kontak untuk dapat berkomunikasi kembali. Jika sekarang, bagaimana menurut Anda?

Banyak pelaku bisnis online yang juga memanfaatkan media digital untuk memperluar pasar mereka. Namun tahukah saudara untuk menjadi digital marketer harus menguasai copywriting untuk menarik pelanggan?Lalu bagaimana cara menjadi copywriter yang baik? Menjadi seorang copywriter juga tidaklah mudah. Salah satu teknik copywriting yang sering digunakan adalah teknik AIDA (Attention, Interest, Desire dan Action).

Seberapa Penting Copywriting?

Jika saudara melewatkan copywriting berarti saudara telah membuang 80% biaya dan waktu yang sudah dikeluarkan. Sayangnya, banyak pelaku bisnis online yang asal memberikan content dan materi iklan yang kurang menarik konsumen.

Pernahkah saudara melihat 2 produk sama persis, yang satu dijual dengan hanya mencatumkan informasi, desktipsi, fitur, manfaat, harga dan cara memesan. Setelah ditunggu lama tidak ada orang yang membeli produk Anda sama sekali, lalu apakah ada yang salah? Jawabnya tidak ada.

Produk kedua produknya sama persis, yang membedakan produk kedua memiliki pembeli yang rama dan atusias terhadap produk yang dijual. Apakah mereka menggunakan penglaris? Jawabnya tidak. Mereka menggunakan teknik copywriting yang mampu menyihir yang mampu membuat para konsumen bukan lagi ingin tetapi harus membeli produk yang saudara jual. 

Bagaimana membuat Copywriting yang Baik?

Salah satu teknik yang sering digunakan adalah AIDA  (Attention, Interest, Desire dan Action).

Attention tujuan utamanya adalah untuk menarik perhatian dari pembaca yang menjadi calon konsumen kita. Ini contoh kalimat yang bisa Anda gunakan untuk copywriting: Tidak punya waktu untuk berolahraga karena kesibukan kerja? Sekarang Anda bisa menurunkan berat badan tanpa harus repot olahraga yang menyita waktu.

Interest, buat mereka calon konsumen yang membaca menjadi tertarik dengan produk yang Anda jual sehingga mereka mau melanjutkan membaca copywriting sampai akhir. Ingatkan dengan masalah yang mereka miliki agar lebih menarik. Tambahkan beberapa informasi, fakta, data statistik, alasan yang membuat calon konsumen semakin tertarik. Berikut contohnya: Pekerjaan tetap jalan tidak terganggu.

Desire ini memiliki kemiripan dengan interest, bedanya lebih memainkan emosi dan logika konsumen. Biasanya dilakukan dengan menyebutkan manfaat yang akan didapatkan. Berikut contohnya: Pekerjaan lancar badan bisa kurus

Action atau mengambil tindakan merupakan teknik terakhir. Biasa mereka menyebutnya dengan Clossing. Tindakan bisa apa saja tergantung dari tujuan produk itu dijual. Contoh tindakan yang banyak dilakukan seperti pembelian, mendaftar, pembuatan akun, download, submit email dan lain sebagainya. Tindakan biasanya dipicu dengan memberikan Call to Action (CTA) pada bagian akhir. Bentuk CTA bisa berupa tulisan, tombol, nomor telpon, alamat email dan harga.

Nah, sekarang saudara dapat mempraktikkan motode AIDA ini untuk penawaran terhadap program studi. Buatlah content menarik dan kreatif di Instagram untuk mengajak follower agar mendaftar di program studi pendidikan ekonomi. Tag instagram @desibudiono dan @pendidikanekonomi_ummetro

Related Posts

1 comment

  1. Thank you for the material shared, sir. Very informative.
    Greetings from my campus walisongo.ac.id

    ReplyDelete

Post a Comment