Perkembangan Masa Pranatal


Assalamu'alaykum sahabat DESBUD.ID yang dirahmati Allah SWT. Mengkaji perkembangan manusia, menjadikan kita lebih mengenal Sang Pencipta yang Maha Agung. 

Menurut Hurlock (1980), masa pranatal dimulai sejak terjadi proses pembuahan (konsepsi) sampai anak terlahir ke dunia. Pada masa itu terjadi pertumbuhan dan perkembangan fisik dan psikhis yang sangat penting bagi seorang anak. Jenis kelamin anak dan bentuk fisik telah ditentukan sejak anak berada dalam kandungan.

Pandangan psikologis kehidupan manusia dimulai pada saat janin mulai bereaksi terhadap rangsang-rangsang dari luar. Reaksi terhadap rangsang dari luar telah dimulai sangat awal. Jika ditinjau dalam pandangan biologis kehidupan dimulai pada saat terjadinya konsepsi atau pembuahan, yakni bersatunya sel telur (ovum: tunggal, ova: jamak) dan sel laki-laki (spermatozoa: tunggal, spermatozoon: jamak). Kedua sel yang telah bersatu tersebut tumbuh dan berkembang dalam organ reproduksi wanita (gonad). Sel telur diproduksi dalam gonad wanita (ovarium) dan sel spermatozoa diproduksi dalam gonad pria (tes tes).

Perkembangan pada masa pranatal ini selama 280 hari atau kurang lebih 40 minggu yang dihitung mulai dari sesudah hari pertama menstruasi terakhir. Para ilmuwan menggunakan bulan yang lamanya 28 hari (lunar)  sebagai tolok ukur. Ini bertepatan dengan periode siklus menstruasi wanita. Berbeda dengan Hurlock (1993) yang mengatakan bahwa orang awam menghitung kehamilan selama 9 bulan kalender. Kemudian Hurlock membagi masa pranatal menjadi  bagian yakni (1) periode zigot, berlangsung sejak pembuahan sampai akhir minggu kedua, (2) periode embrio berlangsung akhir minggu kedua sampai akhir bulan kedua, (3) periode janin berlangsung dari akhir bulan kedua sampai lahir.

Berbeda dengan  Monks, dkk dan Santrock yang membagi periode pranatal menjadi (1) fase germinal (waktu 2 minggu pertama), (2) fase embrional (waktu 6 – 8 minggu berikutnya), (3) fase fetal (mulai minggu ke-8 sampai saat dilahirkan).

Periode Germinal

Periode germinal merupakan periode awal perkembangan pranatal yang berlangsung pada 2 minggu pertama setelah pembuahan. Ini merupakan meliputi penciptaan zigot. Sekitar seminggu setelah pembuahan, zigot terdiri dari 100 hingga 150 sel. Sel-sel ini kemudian menyediakan gizi dan dukungan bagi embrio.

Periode Embrio

Banyak perkembangan yang terjadi pada periode ini. Periode embryonic/embrionis merupakan periode perkembangan pranatal yang terjadi dari 2 hingga 8 minggu setelah konsepsi. Selama periode embrionis, angka pemisahan sel meningkat, sistem dukungan bagi sel terbentuk dan organ-organ mulai tampak. Embrio yang sudah terbentuk terdiri dari (a) lapisan bagian dalam sel (endoderm) yang akan berkembang menjadi sistem pencernaan dan pernapasan, (b) lapisan luar yang terdiri dari lapisan paling luar sel (ectoderm) yang akan berkembang menjadi sistem syaraf, penerima sensor (misalnya telinga, hidung, mata) dan bagian kulit (misalnya rambut dan kuku) dan lapisan tengah (mesoderm) yang akan berkembang menjadi sistem peredaran, tulang, otot, sistem pembuangan kotoran badan, dan sistem reproduksi.

Periode Fetal

Pada periode ini lebih banyak perkembangan yang terjadi sampai pada masa kelahiran. Periode fetal merupakan periode perkembangan pranatal yang dimulai dari dua bulan setelah pembuahan dan pada umumnya berlangsung sampai 7 bulan. Tiga bulan setelah pembuahan, panjang janin kira-kira 3 inci dan beratnya kira-kira 1 ons. Janin semakin aktif menggerakkan tangan dan kakinya, membuka dan menutup mulutnya, dan menggerakkan kepalanya. Wajah, dahi, kelopak mata, hidung, dan dagu dapat dibedakan, demikian pula lengan bagian atas, tangan, dan tungkai, serta alat kemaluan dapat diidentifikasi sebagai laki-laki atau perempuan. Pada akhir bulan keempat, janin telah tumbuh hingga 5,5 inci panjangnya dan beratnya sekitar 4 ons. Pada saat ini, suatu percepatan pertumbuhan terjadi pada tubuh bagian bawah. Refleks pranatal semakin kuat, gerakan-gerakan lengan dan kaki dapat dirasakan untuk pertama kalinya oleh ibunya.

Pada akhir bulan kelima, panjang janin kira-kira 10 – 12 inci dan beratnya 0,5 – 1 pon. Struktur kulit sudah terbentuk misalnya kuku jari kaki dan kuku jari tangan. Janin semakin aktif, yang memperlihatkan keinginan akan suatu posisi tertentu di dalam kandungan. Pada akhir bulan keenam, panjang janin kira-kira 14 inci dan beratnya naik 0,5 – 1 pon lagi. Mata dan kelopak mata benar-benar terbentuk, suatu lapisan rambut halus menutup kepala. Refleks menggegam muncul, dan pernafasan yang belum beraturan terjadi. Pada akhir bulan ketujuh, panjang janin 14 – 17 inci dan naik beberapa pon lagi hingga beratnya 2,5 – 3 pon. Selama bulan kedelapan dan kesembilan, janin tumbuh lebih panjang dan naik lebih berat lagi kira-kira 4 pon. Ketika lahir, rata-rata bayi Amerika beratnya 7 – 7,5 pon dan tingginya sekitar 20 inci. Pada dua bulan terakhir, jaringan lemak berkembang dan fungsi berbagai sistem organ, misalnya jantung dan ginjal. 

Disadur dari buku PPD yang ditulis Eka Izzaty, Rita dkk (2007).

Pembahasan ini akan kita kahi lebih mendalam di kelas bersama kelompok 1. Silahkan ajukan pertanyaan kepada pemateri pada kajian materi ini melalui kolom komentar. Perkenalkan diri dengan tulisan nama, NPM dan pertanyaan yang disampaikan.

Related Posts

13 comments

  1. Nama. : Fadinda Khoirunnisa
    Npm. : 21210003
    Izin bertanya. Sering terdengar, terkadang usia kehamilan dari calon ibu sudah lebih tua daripada usia pernikahanya. Padahal di samping itu, dari kedua belah pihak tidak melakukan hubungan yang intim saat sebelum pernikahan?

    ReplyDelete
  2. Nama intan sari
    Npm 21210009


    Izin bertanya mengapa bisa dikatakan pada periode pranatal merupakan masa yang paling banyak mengandung bahaya

    ReplyDelete
  3. Nama : Ayu Widia Astuti
    Npm : 21210007
    Izin bertanya hal apa sajakah yang sebaiknya di perhatikan dalam perkembangan pada masa prenatal? Sebagai upaya pencegahan terjadi nya ke abnormal an pada bayi. Terimakasih

    ReplyDelete
  4. Nama: Indah putriana
    Npm:21210018

    Izin bertanya mengapa pendidikan prenatal sangat penting bagi perkembangan anak

    ReplyDelete
  5. Nama : Novita sari
    Npm : 21210020
    Apa yang akan terjadi pada perkembangan janin jika seorang individu yg mengandung menderita penyakit yang serius dan harus mengonsumsi obat?

    ReplyDelete
  6. Nama : Tirta Mufidah Rahayu
    Npm : 21210001
    Izin bertanya tolong berikan contoh kasus masalah kesehatan pada masa prenatal dan jika ada solusinya tolong juga berikan penjelasannya.

    ReplyDelete
  7. Nama : Herma Wulandari
    Npm. : 21210002
    Izin bertanya mengapa periode atau masa pranatal disebut juga sebagai masa yang mengandung banyak bahaya?? Terimakasih­čÖĆ

    ReplyDelete
  8. Nama: dewi intania
    NPM: 21210021
    Izin bertanya, Bagaimana penerapan pendidikan pada masa prenatal?

    ReplyDelete
  9. Nama: Refka Aryani
    Npm: 21210025
    Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan pada periode prenatal jelaskan?

    ReplyDelete
  10. Nama marhama Tunnisa
    Npm 21210004

    Ijin bertanya apa saja faktor penyebab bayi lahir secara prematur

    ReplyDelete
  11. Nama : Herma Wulandari
    Npm. : 21210002
    Izin bertanya bagaimana ketika seorang ibu sedang mengandung dan dia sakit parah, dan harus minum obat, padahal hal tersebut rentan terjadinya keracunan pada bayi, lalu apa yang harus dilakukan?? Terimakasih­čÖĆ

    ReplyDelete
  12. Nama: Renita Tri Nur Hidayah
    NPM : 21210012

    Izin bertanya, aspek apa saja yang dapat menyebabkan tumbuh kembang janin menjadi terhambat & terganggu?

    ReplyDelete
  13. Nama : Fajar Santoso
    NPM : 21210006
    Izin bertanya, mengapa periode merupakan masa yang mengandung bahaya baik fisik maupun psikologis

    ReplyDelete

Post a Comment