Ekonomi di Negara Sedang Berkembang

Post a Comment

Pada kesempatan ini, kita akan mempelajari tentang ekonomi di negara sedang berkembang. Terdapat permasalahan pokok dalam pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang. Namun sebelumnya kita pahami terlebih dahulu tentang alasan pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang itu kurang mendapat perhatian.

sumber. kompas.com


Keterlambatan Perhatian Terhadap Pembangunan Ekonomi Di Negara Sedang Berkembang

Negara berkembang baru mulai memperhatikan masalah pembangunan ekonomi setelah berakhirnya Perang Dunia Kedua. Berikut ini adalah alasan mengapa negara berkembang baru mulai menaruh perhatiannya terhadap pembangunan ekonomi di negaranya.

  1. Kenyataan bahwa pada masa itu banyak negara-negara berkembang yang sekarang masih menjadi negara jajahan. Para penjajah umumnya tidak merasa perlu memikirkan masalah pembangunan daerah jajahannya. Pada umumnya mereka membangun daerah jajahannya dengan tujuan untuk menciptakan keuntungan bagi negara mereka, bukan untuk menaikkan kesejahteraan penduduk daerah jajahan. Oleh karena itu, kegiatan pembangunan yang dilakukan di daerah jajahan pada umumnya, bertujuan untuk menciptakan pasar bagi hasil industri yang berada di negara-negara penjajah, atau untuk menyediakan bahan-bahan mentah yang diperlukan untuk industri tersebut.
  2. Pusat perhatian pemerintah negara-negara yang dijajah adalah pada usaha untuk membebaskan diri dari cengkeraman negara penjajah, sehingga perhatian terhadap pembangunan ekonomi menjadi terabaikan.
  3. Kurangnya usaha dari para pemimpin masyarakat yang dijajah, untuk membahas persoalan-persoalan pembangunan ekonomi, karena yang menjadi tujuan mereka pada saat itu adalah memperjuangkan kemerdekaan. Dengan demikian, mereka mengesampingkan masalahmasalah yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi. 
  4. Di kalangan para ahli ekonomi belum banyak yang melakukan penelitian dan analisis tentang pembangunan ekonomi. Pada umumnya, ahli-ahli ekonomi barat lebih memusatkan perhatian mereka pada masalah kemelesetan ekonomi dan pengangguran, karena pada masa tiga dasawarsa abad ini masalah pengangguran dan depresi ekonomi merupakan masalah dunia.
  5. Pada masa-masa sebelum Perang Dunia II, negara-negara penjajah tidak atau belum berkepentingan untuk  memikirkan pembangunan ekonomi di negara jajahannya. Mereka hanya berkepentingan terhadap sumbersumber daya yang ada di negara jajahan.
  6. Para ahli ekonomi masih memusatkan perhatiannya pada persoalan bagaimana mengatasi masalah-masalah yang timbul akibat resesi yang melanda seluruh dunia pada tahun 1930-an.

Atas dasar alasan-alasan tersebut maka permasalahan pembangunan ekonomi dan studi mengenai pembangunan ekonomi lebih ditujukan pada kepentingan negara-negara berkembang yang merupakan negara-negara bekas jajahan. Namun demikian, hal ini tidak bisa dilepaskan dari kepentingan negara-negara maju atau negara-negara bekas penjajah, baik kepentingan politik maupun terutama kepentingan ekonomi. Hal ini nampak sangat jelas pada masa perang dingin. Negara-negara yang tergabung dalam blok sosialis berebut pengaruh atas negara-negara berkembang dengan negara-negara yang termasuk dalam blok kapitalis. Mereka saling memperebutkan pengaruh atau dominasi terhadap negara berkembang demi kepentingan politik dan ekonomi mereka.

Terjadinya Perang Dunia kedua, telah mempercepat proses pemberian kemerdekaan kepada daerah-daerah terjajah di Asia dan Afrika. Pengalamanpengalaman yang pahit dalam perang ini, menimbulkan kesadaran kepada negara-negara terkemuka di dunia barat, akan kewajiban untuk mengamati hak setiap masyarakat untuk menentukan nasibnya sendiri. Penjajahan mulai dipandang sebagai suatu bentuk penindasan yang perlu dihapuskan. Hal ini menimbulkan banyak tuntutan masyarakat terjajah untuk memperoleh kemerdekaan. Bersamaan dengan perubahan-perubahan tersebut, dan banyaknya negara-negara yang sudah merdeka menyebabkan perhatian terhadap masalah pembangunan ekonomi mulai diperhatikan. Mengapa demikian? Untuk memahami alasannya Anda baca uraian berikut.

Penyebab Meluasnya Perhatian Terhadap Pembangunan Ekonomi Di Negara Sedang Berkembang

Ada beberapa faktor yang dipandang sebagai penyebab bertambah meluasnya perhatian terhadap masalah pembangunan ekonomi di negaranegara sedang berkembang, yaitu

1. berkembangnya cita-cita negara yang baru mencapai kemerdekaan untuk mengejar ketinggalan-ketinggalan mereka dalam bidang ekonomi dari negara maju;

2. adanya rasa perikemanusiaan negara maju, untuk membantu negara-negara berkembang mempercepat pembangunan ekonomi mereka, dengan mengejar ketertinggalan ekonomi mereka dari negara-negara maju;

3. sebagai cara untuk mendapat dukungan dalam perang ideologi antara Amerika Serikat dan Rusia;

4. untuk mempererat hubungan politik dan ekonomi antara negara maju dengan negara-negara sedang berkembang.

Setelah Anda mempelajari tentang alasan keterlambatan pembangunan ekonomi dan timbulnya perhatian terhadap pembangunan ekonomi Anda akan dengan lebih mudah memahami tentang permasalahan dasar pembangunan ekonomi khususnya di negara sedang berkembang.

Permasalahan Dasar Pembangunan Ekonomi Di Negara Sedang Berkembang Dengan bertambah besarnya perhatian terhadap pembangunan ekonomi setelah Perang Dunia II, para ahli ekonomi mulai melanjutkan penyelidikannya mengenai perkembangan ekonomi suatu negara. Semua negara yang ada di dunia, baik negara maju maupun negara sedang berkembang tentu ingin melaksanakan pembangunan ekonomi. Salah satu tujuan melaksanakan pembangunan ekonomi adalah untuk menaikkan pendapatan riil per kapita atau paling tidak mempertahankan tingkat pendapatan yang telah dicapai.

Bagi negara sedang berkembang, pembangunan ekonomi dimaksudkan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya agar setaraf dengan tingkat hidup di negara maju. Namun kenyataan menunjukkan bahwa sampai Perang Dunia II, negara-negara sedang berkembang taraf hidupnya masih ketinggalan jauh, apabila dibandingkan dengan negara-negara maju. Hal ini disebabkan karena adanya berbagai permasalahan yang dihadapi oleh negara sedang berkembang

Ada tiga permasalahan dasar/pokok yang dihadapi oleh negara sedang berkembang. Apakah Anda sudah paham tentang ketiga permasalahan tersebut? Untuk memahami ketiga permasalahan pokok tersebut silakan Anda baca uraian pada berikut.

Tiga permasalahan dasar yang dihadapi negara sedang berkembang adalah:

  1. berkembangnya ketidakmerataan pendapatan;
  2. kemiskinan;
  3. gap atau jurang perbedaan yang semakin lebar antara negara maju dengan negara sedang berkembang.

Titik perhatian utama permasalahan dasar pembangunan ekonomi di negara sedang berkembang adalah distribusi pendapatan yang tidak merata.

Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya ketidakmerataan distribusi pendapatan di negara sedang berkembang, menurut Irma Adelman Cynthia Taft Morris (1993) adalah sebagai berikut:

  1. Menurunnya pendapatan per kapita.
  2. Inflasi, dimana pendapatan uang bertambah tetapi tidak diikuti secara proporsional dengan pertambahan produksi barang-barang.
  3. Ketidakmerataan pembangunan antardaerah.
  4. Investasi yang sangat banyak dalam proyek-proyek yang padat modal (capital intensive) sehingga persentase pendapatan dari modal lebih besar dibandingkan dengan persentase pendapatan yang berasal dari kerja, sehingga pengangguran bertambah.
  5. Rendahnya mobilitas sosial.
  6. Pelaksanaan kebijaksanaan industri substitusi impor yang mengakibatkan kenaikan harga-harga barang hasil industri untuk melindungi usaha-usaha golongan kapitalis.
  7. Memburuknya nilai tukar (term of trade) negara sedang berkembang dalam perdagangan dengan negara-negara maju, sebagai akibat ketidakelastisan permintaan negara-negara maju terhadap barang-barang ekspor negara sedang berkembang.
  8. Hancurnya industri-industri kerajinan rakyat, seperti pertukangan, industri rumah tangga.

Negara sedang berkembang, distribusi pendapatannya kurang merata dibandingkan di negara-negara maju. Semakin maju suatu negara maka distribusi pendapatannya akan semakin merata. Salah satu ukuran dari distribusi pendapatan dapat dilihat dari kurva Lorenz. Di samping kurva Lorenz, koefisien Gini sering dipakai untuk mengukur merata tidaknya distribusi pendapatan di suatu daerah/negara.

Permasalahan dasar yang kedua adalah kemiskinan. Pembahasan terkait dengan kemiskinan akan kita bahas pada pertemuan berikutnya.  

Mr. Desbud
Media Pembelajar - Berisi informasi pendidikan, materi pembelajaran, pelatihan, seputar dunia pendidikan dasar, menengah, dan pendidikan tinggi.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe