Media Belajar IPS - Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman Indonesia | BAB 1 - Kelas 7

Post a Comment

Melihat Letak dan Luas Indonesia, kita dapat mengetahui karakteristik dan potensi yang ada didalamnya. Seperti hari ini, Anda akan mengenali Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman Indonesia. Dengan demikian, Anda dapat menjaga dan melestarikan potensi sumber daya yang dimiliki oleh Indonesia. Agar anak-cucu kita kelak juga dapat menikmati kekayaan alam Indonesia tercinta.

Tujuan Pembelajaran:

  • Menjelaskan Potensi Sumber Daya Alam di Indonesia

Media Belajar IPS - Potensi Sumber Daya Alam dan Kemaritiman Indonesia | BAB 1 - Kelas 7
Gambar: www.desbud.id


Agar memudahkan Anda belajar, sebaiknya setiap kali belajar Mr. Desbud mengajak untuk awali dengan berdoa kepada Allah swt. Memohon petunjuk dan kejernihan untuk berfikir. Fokus pada tujuan Anda. Yaitu belajar. Agar kelak ilmunya berkah dan membawa manfaaat untuk ummat.

Bukankah Allah meminta kita untuk menjelajahi bumi? Mempelajari materi ini, sama halnya Anda telah mematuhi perintah Allah swt. Mengenali potensi negaranya, agar tumbuh rasa cinta terhadap negara, sehingga ikut dalam menjaga dan merawat kekayaan alamnya. 

Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam (SDA) adalah semua bahan yang ditemukan manusia dalam alam yang dapat dipakai untuk kepentingan hidup manusia. Baik berupa benda mati, maupun benda hidup yang berada di bumi.

Sumber Daya Alam Berdasarkan Kemungkinan Pemulihannya

a. Sumber Daya Alam Yang Dapat Diperbaharui (renewable resources)

Sumber daya alam yang dapat tersedia kembali dalam waktu cepat dan tidak dapat habis. Contohnya: tumbuhan, hewan aie dan udara. Namun demikian sumber daya alam ini akan habis dan punah apabila tidak terkendali dalam pemanfaatannya. Faktanya banyak tumbuhan dan hewan yang punah karena ulah manusia.

b. Sumber Daya Alam Yang Tidak Dapat Diperbaharui (unrenewable resource)

Sumber daya alam yang pembentukannya berlangsung sangat lambat dan waktu yang lama, jutaan bahkan ratusan juta tahun waktu yang digunakan untuk memperbahatuinya. Contohnya: minyak bumi, gas alam, batu bara, dan bahan tambang lainnya. 

Sumber Daya Alam Berdasarkan Materi 

a. Sumber Daya Alam Organik (Hayati)

Materi sumber daya alam ini berupa jasad hidup. Contohnya: hewan dan tumbuhan. Potensi sumber daya alam ini berupa perhutanan, pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.

b. Sumber Daya Alam Anorganik (Non Hayati)

Materinya berupa benda mati, baik padat, cair, maupun gas. Potensi sumber daya alam ini berupa pertambangan mineral, tanah, batuan, minyak dan gas alam, serta energi.

Sumber Daya Alam Berdasarkan Habitat

a. Sumber Daya Alam Terestris (daratan)

Sumber daya alam yang berhubungan dengan tanah. Contohnya: bahan industri: kreamik, genteng, dan lainnya.

b. Sumber Daya Alam Akuatik (perairan)

Sumber daya alam yang berhubungan dengan air. Contohnya: laut, sungai, danau, air tanah, air hujan dan lainnya.

Sumber Daya Alam Berdasarkan Sifatnya

a. Sumber Daya Alam Hayati

Potensi Tumbuhan dimanfaatkan manusia sebagai : bahan makanan (contoh: padi, jagung, gandum, tebu), bahan bangunan (kayu jati, kayu mahoni), bahan bakar/biosolar (kelapa sawit), Onat-obatan (jahe, binahong, kina, mahkota dewa), dan pupuk kompos.

Potensi Pertanian dan Perkebunan di Indonesia 31 juta ha yang telah siap tanam. Komoditas ekspor hasil pertanian Indonesia antara lain padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, cabai, ubi dan singkong. Komoditas perkebunannya antara lain karet, kelapa sawit, tembakau, kapas, kopi, dan tebu.

Potensi Peternakan dan Perikanan Indonesia sebagai pembantu pekerjaan manusia seperti kerbau dan kuda. Selain itu sebagai bahan pangan seperti unggas dan sapi. 

b. Sumber Daya Alam Nonhayati

Hasil tambang memiliki beragam fungsi seperti bahan dasar infrastruktur, kendaraan ermotor, sumber energi, maupun perhiasan.

Sumber daya air bermanfaa untuk keperluan sehari-hari seperti minum, keperluan rumah tangga, perairan lahan pertanian, perindustrian, perikanan, pembangkit listrik, sarana transportasi dan sebagainya.

Sumber daya tanah Indonesia seluas 190.350.00 hektar. Dan seluas 122.237.000 hektar diantaranya masih berupa perhutanan.

Sumber Daya Kemaritiman

Perikanan

Potensi lestari laut Indonesia memiliki 6,4 juta ton per tahun. Berdasarkan peraturan Internasional, jumlah tangkapan yang diperbolehkan hanya 80% dari potensi lestari atau 5,12 juta ton pertahun. Faktanya, tangkapan ikan Indonesia hanya 5,4 juta ton pertahun. Artinya masih ada peluang untuk meningkatkan tangkapan sebesar 720.000 ton per tahun.

Hutan Mangrove

Masyarakat Indonesia mengenal sebagai hutan bakau yang sering dijumpai di daerah pasang surut air laut pada pantai ayngberlindung, muara sungai, maupun laguna.

Fungsi ekologis hutan mangrove sebagai habitat atau tempat hidup binatang laut. Untuk berlindung, mencari makan, atau berkembang biak. Selain itu dapat mencegah abrasi air laut di pantai.

Fungsi ekonomis hutan mangrove sebagai kayu bakar dan bahan pembuatan arang, bahan pembuatan kertas. Selain kayunya, hewannyang hidup di hutan mangrove juga bernilai ekonomis seperti udang, dan beberapa jenis ikan.

Terumbu Karang

Terumbu karang memiliki manfaat ekonomis sebagai sumber makanan, obat-obatan dan objek wisata bahari.

Manfaat ekologis terumbu karang untuk mengurangi hempasan ombak ke pantai yang dapat menyebabkan abrasi.

Manfaat sosial ekonomi sebagai sumber perikanan yang dapat meningkatkan pendapatan para nelayan. Menjadi daya tari wisata bahari yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar.

Kita patut bersyukur kepada Allah swt. Karena Allah telah menganugerahkan sumber daya alam Indonesia yang sangat kaya. Seperti hutan kita yang kaya akan hasil kayunya. Namun sayangnya, hutan kita telah mengalami kerusakan akibat ulah manusia. Akibatnya berbagai bencana seperti banjir dan kekeringan sering terjadi. 

Sebagai makhluk sosial yang bermoral, dan makhluk ciptaan Allah. Apa yang sebaiknya Anda lakukan agar sumber daya alam kita tetap terjaga kelestariannya?

Sebagai bentuk kecintaan kita terhadap bangsa. Dan sebagai makhluk yang yang berakhlak mulia, mari kita jaga alam kota dengan melakukan hal-hal lecil yang bisa kita lakukan. Seperti: menghemat sumber daya alam, memelihara tanaman, menghemat penggunaan kertas, ikut serta dalam penghijauan, matikan lampu, tv, alat elektronik lain jika sudah tidak digunakan, sering berjalan kaki atau bersepeda jika bepergian jarak dekat, menggunakan kendaraan umum saat perjalanan jauh, menjaga kebersihan lingkungan, pantai, dan laut kita.

Satu kebaikan kecil yang Anda lakukan hari ini, akan bermanfaat dikemudian hari. Mari berbagi kebaikan setiap hari. Boleh share materi ini secara gratis dengan mencantumkan sumbernya. Terimakasih. Semoga bermanfaat.

Mr. Desbud
GURU - PELATIH - PUBLISHER

Related Posts

Post a Comment

Subscribe